PKS Sumut Sukses Gelar Lomba Baca Kitab Kuning ke-IV

thumbnail
Read Time3 Minute, 9 Second

Tahun ini, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera Sumatera Utara bekerja sama dengan Fraksi PKS DPR RI kembali menggelar Lomba Baca Kitab Kuning. Kitab yang diperlombakan adalah Kitab Fathul Mu’in karya Syaikh Zainuddin Abdul Aziz Al-Malbary.

Ketua panitia, Dr. H. Ahmad Darwis, S.Ag., MA yang juga ketua bidang pembangunan ummat PKS Sumut menyampaikan bahwa lomba ini merupakan rangkaian dari lomba baca kitab kuning secara nasional yang digagas oleh Fraksi PKS DPR RI sejak tahun 2016.

“Alhamdulillah, kegiatan ini terus berjalan dan sampai sekarang tradisi lomba baca kitab kuning insya allah akan terus menerus kita lakukan. Hal ini juga merupakan bentuk upaya kita untuk ikut mencerdaskan kehidupan bangsa.” ujarnya saat membuka acara lomba baca kitab kuning, Senin (23/11).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa perlombaan ini bertujuan untuk mendorong minat kaum muslimin agar melestarikan kajian kitab kuning. Selain itu, diharapkan para santri akan semakin memahami kitab kuning sebagai referensi yang disusun para ulama serta untuk mengokohkan jati diri PKS sebagai partai dakwah yang memiliki kepedulian terhadap dunia pendidikan islam dan pesantren.

Acara lomba yang menerapkan protokol kesehatan Covid 19 itu digelar di Kantor DPW PKS Sumut Jl. Kenanga Raya No.51, Medan. Babak penyisihan di Tingkat Sumut diikuti oleh 80 peserta dari berbagai pesantren di daerah Sumatera Utara.

Adapun pelaksanaan Lomba Baca Kitab Kuning IV Tingkat Wilayah Sumut, peserta diminta juri membaca kitab kemudian dinilai lancar bacaannya, pengetahuan ilmu nahwu sharaf, pemahaman terhadap apa yang dibaca, serta adab. Bertindak sebagai dewan juri yaitu H. Hanafi Lc., H. Muslim Maksum Lc, H. Kasman Lubis Lc., MA, Musdar Bustamam Tambusai Lc., Sarwedi Hasibuan, Lc., MA, dan Ihsan Satrya Azhar, MA.

Ketua DPW PKS Sumut, Dr. Hariyanto, Lc., MA menyambut hangat kedatangan peserta dan menuturkan bahwa PKS adalah rumah yang selalu terbuka lebar bagi siapapun yang ingin menyampaikan aspirasi maupun keluh kesahnya. Selain itu, ia menerangkan bahwa kitab kuning bukan hal yang asing bagi PKS karena sebagai partai dakwah PKS selalu berharap kegiatan keummatan ini dapat meningkatkan semangat kecintaan masyarakat khususnya generasi muda terhadap ilmu dan ulama untuk Indonesia yang lebih maju.

“PKS jauh-jauh hari sudah mendeklarasikan diri sebagai partai dakwah. Jadi kegiatan-kegiatan kita tidak hanya murni untuk mendapatkan suara tetapi juga ada yang sifatnya sosial, dakwah dan bahkan kedepannya harus menyentuh semua sendi kehidupan. Kami juga menyadari betul bahwa ulama itu harus banyak jumlahnya agar negeri ini menjadi makmur.” kata Hariyanto dalam sambutannya.

Menambahkan, Ketua MPW PKS Sumut Salman Alfarisi, Lc. MA yang juga merupakan Calon Wakil Walikota Medan menjelaskan bahwa lomba ini bukan merupakan hal yang sederhana. Menurutnya kitab kuning sebagai sumber literatur fiqih, hadis dan lainnya, apabila dipelajari secara mendalam akan memberikan warna bagi peradaban. Khasanah islam yang merupakan warisan ulama itu akan melahirkan ulama sekaligus pemimpin yang mampu menempati posisi-posisi strategis.

“Kita jadikan momen lomba baca kitab kuning ini bukan sekedar untuk mencari hadiah tetapi memotivasi kita menjadi ulama-ulama yang lurus dikemudian hari dan mampu mengisi pos-pos strategis.” ujarnya.

Tampil sebagai pemenang pertama dalam Lomba Baca Kitab Kuning Muhammad Anza Syahputra dari Medan dengan perolehan nilai sebesar 9350, pemenang kedua atas nama Aditia Nugraha dari Pematang Siantar dengan perolehan nilai sebesar 9225, serta pemenang ketiga atas nama Samad Hasibuan dari Padang Lawas dengan perolehan nilai sebesar 9250. Adapun pemenang harapan satu Bahagia Bangun dari Berastagi dengan perolehan nilai sebesar 9025, pemenang harapan kedua Fakhriza Syahiqul Zam-zami dari Medan dengan perolehan nilai sebesar 8875, dan pemenang harapan ketiga Raihan Rasyid dengan perolehan nilai sebesar 8650 perwakilan dari Medan.

Sebagaimana diketahui, untuk babak penyisihan sendiri, panitia di DPW PKS Sumut menyiapkan hadiah berupa uang tunai sebesar total Rp 43 juta, yaitu Rp 10 juta, Rp 8 juta dan Rp 6 juta bagi pemenang I, II dan III. Adapun pemenang harapan I, II, dan III, masing-masing berhak memperoleh hadiah sebesar Rp 5 juta, Rp 3 juta, dan Rp 1 juta. Tentunya juara I akan menjadi wakil Sumatera Utara untuk berkompetisi pada babak final di tingkat nasional dengan hadiah utama yaitu umrah.

0 0
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
100 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top